Tips Menambal Ulang Pada Bekas Tambalan

Ban bocor disebabkan oleh banyak hal. Seperti terkena benda-benda tajam di jalanan atau ban yang sudah berumur tua sehingga menjadi sangat halus dan tipis, mengakibatkan kualitasnya turun. Bisa juga karena tambalan sebelumnya tidak kuat menahan tekanan yang ada di dalam ban. Hal seperti ini memang sering sekali dialami oleh pengguna kendaraan. Lalu adakah tips menambal ulang pada bekas tambalan agar tahan lama? Ada beberapa tips yang perlu anda ketahui saat mau menambal ulang.

Dibawah ini kamu bisa membaca beberapa tips jika ingin menambal ulang ban anda dengan baik.

Menambal Ulang Pada Bekas Tambalan

Tambalan yang Tidak Matang

Pastikan tambalannya benar-benar matang, karena dapat membuat ban kembali bocor. Dan anda harus melakukan penambalan ulang yang cukup memakan waktu. Sehingga perlu diperhatikan dengan benar. Untuk itu sebelum menambal ulang harus dibersihkan atau dikerok terlebih dahulu bekas tambalan yang tidak matang tersebut sampai benar-benar bersih. Agar anda dapat menambal ban kembali. Setelah itu diberikan lem untuk menempelkan bagian yang bocor dengan karet.  Terakhir tunggulah sampai selesai dipres.

Lihat juga artikel Tip Memilih Ban Motor Bekas Berkualitas

Bocornya Besar

Pada umumnya untuk menambal ban anda harus tahu penyebabnya terlebih dahulu. Jadi bisa tahu langkah tepat yang akan diambil. Terjadinya ban bocor yang semakin besar maka perlu dilakukan adalah menambal ulang tambalan.

Terlebih dahulu bersihkan ban yang akan ditambal. Lalu jahit bagian yang bocor tadi menggunakan benang dan jarum yang biasa digunakan untuk menjahit kasur. Hal tersebut dilakukan agar jahitan lebih kuat dan tidak mudah bocor. Kemudian bagian yang sudah dijahit tadi diberi lem untuk merekatkan karet komponnya. Barulah dipres dengan karet kompon yang didobel agar tebal dan pastikan tambalan matang.

Tambalannya Tidak Merekat

Memberikan lem yang kurang pada bagian ban yang bocor dapat mengakibatkan tambalan mudah lepas. Anda perlu memperhatikan saat menambalkan ban, apa sudah benar-benar merekat atau belum. Biasanya tambalan tersebut tidak merekat dengan ban dalamnya. Pertama anda harus memastikan bahwa bagian yang akan ditambal ulang tersebut sudah dikerok atau dibersihkan dengan benar. Kemudian baru dipres sampai tambalan matang dan karet komponnya benar-benar menyatu dengan ban dalam.

Tambal merupakan cara jitu untuk menutupi bagian yang rusak pada ban. Teknik ini dapat digunakan pada ban dengan ban dalam maupun tanpa ban dalam. Prosesnya yang kadang cepat kadang kadang memakan waktu yang cukup lama. Sesuai dengan seberapa dalam dan lebarnya bagian yang bocor. Dan tidak disarankan untuk menambal berulang-ulang, karena dapat membuat ban rawan pecah. Jika sudah sering ditambal sebaiknya anda mengganti dengan ban baru.

Nah, itu adalah sedikit tips menambal ulang pada bekas tambalan untuk ban kendaraan anda. Semoga pembahasan ini tentang menambal ulang tambalan tersebut dapat bermanfaat. Dan juga bisa memberikan informasi yang sedikit berguna untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.